pelajaran entrepreneurship seharga 26,5 juta ane share gratis

tulisan ini terinspirasi dari tulisan di forum kaskus yang ane lupa linknya :p

banyak orang bilang pengalaman adalah guru yang terbaik. menurut ane itu kurang tepat, yang paling pas adalah pengalaman orang lain itu adalah guru yang terbaik. kita ngga perlu minum sianida untuk tau sianida itu mematikan bukan ? pengalaman jessica uda cukup membuktikan klo sianida itu bisa membunuh dengan sekejap saja.

pengalaman-adalah-guru-terbaik1. Rp 3.000.000,- : Distro itu punya konsep terbatas biar barangnya ngga pasaran

ini terjadi waktu ane masih kuliah. sekitar tahun 2009 ane mulai usaha jualan kaos dengan sistem pre order karena hasilnya yang lumayan dan yang utama tanpa modal. 1 desain pertama meluncur langsung dapet pesanan 24 pcs. desain kedua dan ketiga meluncur juga terjual 24 pcs dengan waktu yang lebih cepat dan seterusnya sampai ane tergoda buat make duit SPP kuliah ane untuk stok kaos agar penjualannya juga lebih cepat.

jadi deh sekitar 3 jutaan ane pake buat bayar desainer dan cetak kaos. setelah jadi baru ane posting dagangan di sosmed dan forum2. kemudian berlusin2 sisanya saya titipin di distro. sebagian di purwokerto dan sebagian lagi saya bawa ke malang. pemilik distro di purwokerto heran kok yang dikirim banyak banget, tapi karena ngga ketemu langsung sama pemilik distro di purwokerto jadinya mereka iya in aja dan pajang produk ane di distronya. lalu pas saya ke malang saya titipin ke distro yang paling nge hits di malang. barang saya di cek dan lolos kemudian besoknya saya bawa sekardus kaos ke distro mereka. sampai disana mereka heran dan bilang, “mas biasanya itu klo titip di distro 1 desain cuman 3-4 item saja. mas bawa kaos sekardus saya kira ada banyak desain. klo cuman 2 desain saja ya saya ngga bisa terima karena distro itu konsepnya terbatas. klo barangnya terlalu banyak gini nanti jadi pasaran mas.”

akhirnya stok kaos ane nganggur di kos berbulan2 (sebelum akhirnya ane titipin temennya temen di mall tapi dengan harga jual nyungsep) dan skripsi tertunda karena ngga bisa bayar SPP buahahaha lengkap sudah😀

2. Rp 20.000.000,- : Kerjasama Usaha Sebaiknya Diikat oleh Perjanjian Tertulis dan 2 Orang Saksi

Orang tua ane dulu punya pegawai yang uda kerja kurang lebih 4 tahun di rumah. hubungan kita uda baik banget uda kaya sodara. Dia suka nolong tanpa pamrih dan keluarga ane juga begitu.

sampai suatu saat ada sebuah obrolan dimana saya, istri dan dia punya ide bikin peternakan burung puyuh dengan 1000 ekor burung petelor. 10juta pertama meluncur untuk pembuatan kandang dan saya pun rajin mengontrol sampai kandang jadi sekitar 80% (foto dibawah).

DSC_0007.JPG

mereka bilang perhitungannya salah dari hitungan awal sekitar 15 juta jadi 17-20an juta. ngga lama setelah muter2 cari tambahan dana akhirnya meluncurlah dana sisanya ke mereka. setelah dana meluncur mereka langsung susah dihubungi. sms ngga dibalas, telfon ngga diangkat, dan susah ditemui.

kemudian saya niatkan buat dateng ke rumahnya, tapi dilarang orang tua karena urusan duit itu sensitif dan takut klo saya kenapa napa disana. yaudah deh, pilihannya cuman ikhlasin aja.

dp-bbm-pusing-pala-barbie-2

pelajarannya adalah, dengan siapapun kita bekerja sama apalagi dalam jumlah besar, sebaiknya diikat dengan perjanjian tertulis dan diikuti oleh minimal 2 orang saksi. karena sebaik apapun hubungan kita dengan orang yang kita ajak kerjasama, yang namanya manusia itu tempatnya khilaf dan terkadang duit bakal ngerubah segalanya. iklaaas klas klas klas -_-

3. Rp 3.500.000,- : untuk usaha sewa menyewa, jaminan / identitas yang valid itu wajib!

waktu ane jadi pegawai, gaji yang ane dapet selalu ane pake buat belajar usaha apapun. mulai dari sewa kamera, kuliner dll. kebetulan usaha sewa DSLR ane lumayan menghasilkan. bulan pertama ane buka hasilnya sekitar 500 ribuan dan selalu meningkat tiap bulan meskipun ngga banyak.

sampe suatu waktu ane teledor. ada seorang penyewa yang ngakunya nyewa kamera buat keponakannya. waktu itu hujan gerimis rapet kita ketemuan di gapura perumahan ane. setelah nyampe di tempat ane sms orangnya. dia dateng pake masker trus bilang, “mas maaf ini ktp saya lagi diperbarui, saya adanya ini (sambil nunjukin kartu identitas pegawai di sebuah perusahaan yang cukup ternama di Gresik)”. dan anehnya ane nurut2 aja trus nyerahin kamera ke dia. dan bisa ditebak endingnya. waktu sewa habis, orangnya ngga nongol, ditelfon ngga diangkat, di sms ngga balas. ujung2nya iklaaaas klas klas klas.

kampret

 

itu beberapa cerita yang bisa dijadiin pelajaran disamping masih banyak cerita lagi dengan nilai yang lebih yahud yang mungkin lain kali bakal ane share juga. intinya sih jadikan pengalaman orang lain sebagai dasar buat melangkah. dan mudah2an ngga ada lagi kampret momen yang ane sama ente temuin.

pelajaran entrepreneurship seharga 26,5 juta ane share gratis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s