Rahasia perbuatan yang paling baik dan besar pahalanya

kanjeng-dimas

sumber : ceramah ust Khalid Basalamah (youtube.com)

Banyak orang memikirkan amal jariyah itu hanya dengan cara membangun bangunan seperti masjid, mushala atau seperti membagikan Al-Qur’an untuk dibaca dan dihafal orang lain. Atau yang lain yang sifatnya berbentuk fisik atau materi saja. Padahal sebenarnya ada hal lain yang menjadi penyebab amal jariyah, diantaranya adalah memberikan makan dan minuman.

Kata Hadits Nabi SAW dalam riwayat Imam Ahmad, “Tidak ada makanan atau minuman yang dihidangkan, kecuali Allah jadikan bagian dari makanan dan minuman itu berkah”. Maksudnya adalah, kata para ulama, dia (makanan dan minuman itu) akan berada di tubuh orang yang memakan dan meminumnya selama dia masih hidup.

Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, “Perbuatan apa yang paling khair (baik sekali) dan pahalanya besar selain yang wajib?”. Rasul tidak mengatakan perbanyaklah solat sunnah, puasa sunnah, dzikir, ngaji dll, karena ibadah itu sifatnya individual. Tapi jawaban Rasul adalah “Engkau berikan makan dan minum kepada orang yang kau kenal dan tidak kenal, dan kau berikan salam kepada orang yang kau kenal dan tidak kenal”.

Memberikan makan dan minuman ini sangat besar pahalanya dan termasuk amal jariyah. Saat kita memberikan makan dan minum kepada orang lain, dia akan menjadi amal jariyah pada saat orang tersebut tumbuh besar, hingga komponen makanan tersebut mengalir dalam sperma dan menghasilkan anak, dan terus hingga terhenti keturunannya. Karena apa yang dimakan dan diminum itu pasti akan menjadi komposisi tubuhnya, ngga mungkin semua terbuang. Maka itu akan menjadi amal jariyah.

Kita bisa mendapatkan pahala tersebut dari membuka puasakan orang. Siapa yang membuka puasakan orang lain maka akan mendapatkan pahala puasa orang tersebut tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala orang yang buka puasa tadi. Yang paling mudah adalah kita membeli air mineral yang satu dus harganya hanya 20 ribuan dan membagikannya di jalan atau diserahkan ke masjid. Dengan hanya 20 ribuan kita sudah membuka puasakan sekitar 40 orang. Bayangkan bila kita memberikan 2 atau 3 dus saja setiap harinya. Kita akan mendapatkan sebanyak 120 pahala orang puasa, luar biasa.

Yang kedua dengan menyuguhkan hidangan kepada tamu. Dan yang dianjurkan adalah mentraktir orang makan dan minum. Apalagi klo yang kita berikan makan adalah orang soleh, orang yang bertakwa. Ini sudah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim as. Setiap beliau ada hidangan makanan, beliau akan membuka pintunya dan siapapun yang lewat akan dipanggil dan diajak makan oleh beliau. Kemudian Syaikh Bin Baz, muridnya menceritakan bahwa setiap hari siang dan malam beliau selalu menyiapkan makan dan minum untuk 600 orang dan makan di tempat yang lapang yang ada di sebelah rumah beliau yang sudah beliau siapkan.

Kuncinya adalah, rahasia untuk menambah berkah rezeki yang kita punya adalah di infaq kan terlebih dahulu. Kata Nabi SAW dalam Hadits Bukhari “Allah SWT berfirman, infaq dulu baru saya bukakan rezekimu”. Contoh mudahnya adalah saat kita memasak makanan, siapkan satu atau beberapa bungkus untuk fakir miskin dan sisanya baru kita makan. Atau saat kita membeli makanan, beli satu bungkus lagi kemudian berikan ke fakir miskin sebagai tanda syukur terhadap makanan tadi.

mudah2an bermangpangat😀

Rahasia perbuatan yang paling baik dan besar pahalanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s